Diberdayakan oleh Blogger.

AL-Qur'an Dan AL-Hadist

IP

Wikipedia

Hasil penelusuran

Membaca Al-Qur'an Online

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Konten/artikel apa yang paling kamu suka ?

buku tamu

Hamster GDC

PINGUIN GDC

Tambak lele GDC

Kura-kura GDC

Laporan cuaca

Text Widget

Sample Text

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Pengunjung

Flag Counter

Pages

Blogroll

Blogger templates


Rabu, 31 Juli 2013


Widget TV Online Mivo TV Online

TV Online

Posted by Unknown  |  No comments


Widget TV Online Mivo TV Online

23.52 Share:

Selasa, 30 Juli 2013


Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ - يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ - فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)

Dan yang memilih pendapat bahwa lailatul qadar adalah malam kedua puluh tujuh . Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada bahwa lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun. Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari)

Hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya Sami’ad Da’awat.

Tanda Malam Lailatul Qadar

[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim)

by:
WargaLDII.com

HIKMAH ALLAH MENYEMBUNYIKAN ,Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi

Posted by Unknown  |  No comments


Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ - يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ - فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)

Dan yang memilih pendapat bahwa lailatul qadar adalah malam kedua puluh tujuh . Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada bahwa lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun. Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari)

Hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya Sami’ad Da’awat.

Tanda Malam Lailatul Qadar

[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim)

by:
WargaLDII.com

21.07 Share:

Senin, 29 Juli 2013

Contac Person For GDC


Disini ada beberapa kontak atau sarana komunikasi yang ada di Desa Cibubur , insyaalloh lengkap lur, keritik dan sarananya yang membangun bisa di kirimkan mulai dari email , website , dan banyak lagi . Nih bakal dijelasin satu satu yaa :

  1. Facebook : Generus Cibubur
  2. Official Twitter : @generuscibubur
  3. Email : generus.desacibubur@gmail.com
  4. Blogger : geerusdc.blogspot.com
  5. Atau nomer hp divisi Medkominfo GDC
Nah ini beberapa kontak person yang ada di GDC :) amal solih semua ini bisa diramaikan dan di lancar kan . Kalau ada pertanyaan saran atau kritikan apapun bisa menghubungi kontak yang ada di atas  oke hehehe . Semoga alloh paring selamat lancar barokah

#INTANSURULLOHA YAN SURUKUM !

Contac Person For Generus Desa Cibubur

Posted by Unknown  |  No comments

Contac Person For GDC


Disini ada beberapa kontak atau sarana komunikasi yang ada di Desa Cibubur , insyaalloh lengkap lur, keritik dan sarananya yang membangun bisa di kirimkan mulai dari email , website , dan banyak lagi . Nih bakal dijelasin satu satu yaa :

  1. Facebook : Generus Cibubur
  2. Official Twitter : @generuscibubur
  3. Email : generus.desacibubur@gmail.com
  4. Blogger : geerusdc.blogspot.com
  5. Atau nomer hp divisi Medkominfo GDC
Nah ini beberapa kontak person yang ada di GDC :) amal solih semua ini bisa diramaikan dan di lancar kan . Kalau ada pertanyaan saran atau kritikan apapun bisa menghubungi kontak yang ada di atas  oke hehehe . Semoga alloh paring selamat lancar barokah

#INTANSURULLOHA YAN SURUKUM !

22.29 Share:
Visi :


  • Menjadi generasi penerus yang faqih,berakhqul karimah,mandiri dan berdaya juang tinggi
Misi :

  1. Melakukan pembinaan Muda-Mudi secara terarah , terprogram dan berkesinambungan
  2. Membekali Muda-Mudi dengan kepahaman agama dan bersemangat untuk berjuang dalam sabillilah
  3. Menerpakan 6 tobiat luhur dalam jamaah
  ini lah Visi-Misi Kepengurusan desa Cibubur dengan selalu mengedepankan niat karna ALLOH perjuangan mensyiarkan AL-Qur'an dan Hadist sesuai dengan pemahaman 3 generasi awal islam . Semoga Alloh paring selamat lancar barokah :)


INTANSURULLOHA YAN SURUKUM

Visi-Misi Kepengerusan Muda-Mudi (Remaja Masjid) Desa Cibubur

Posted by Unknown  |  No comments

Visi :


  • Menjadi generasi penerus yang faqih,berakhqul karimah,mandiri dan berdaya juang tinggi
Misi :

  1. Melakukan pembinaan Muda-Mudi secara terarah , terprogram dan berkesinambungan
  2. Membekali Muda-Mudi dengan kepahaman agama dan bersemangat untuk berjuang dalam sabillilah
  3. Menerpakan 6 tobiat luhur dalam jamaah
  ini lah Visi-Misi Kepengurusan desa Cibubur dengan selalu mengedepankan niat karna ALLOH perjuangan mensyiarkan AL-Qur'an dan Hadist sesuai dengan pemahaman 3 generasi awal islam . Semoga Alloh paring selamat lancar barokah :)


INTANSURULLOHA YAN SURUKUM

21.41 Share:
Get updates in your email box
Complete the form below, and we'll send you the best coupons.

Deliver via FeedBurner

Labels

Text Widget

Artikel Lain nya

back to top